lumpur lapindo yang keluar dari dalam perut bumi

Sejak tanggal 29 Mei 2006 terjadi suatu peristiwa yang sangat menyedihkan bagi rakyat Indonesia, yaitu kejadian atau peristiwa menyemburnya Lumpur panas di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Semburan Lumpur panas selama beberapa tahun ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan penindustrian di tiga kecamatan dan sekitarnya serta mempengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur.

Dusun dan desa yang dulunya tanahnya rendah, kini tinggi menjulang dan bahkan rumah pun tertutup Lumpur seperti kisah dongeng Kampung Batu dari Sambas Kalimantan Barat. Sekarang tiga kecamatan tersebut kaya akan tanah dan bahan-bahan lain yang keluar dari perut bumi. Semua yang telah dikeluarkan oleh perut bumi itu adalah hadiah atau rahmat bagi manusia disekitarnya, meskipun awalnya telah banyak memakan korban.

Dengan kejadian seperti itu, mari kita jadikan pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Jangan saling menyalahkan, sedangkan yang sangat menderita adalah rakyat kecil yang tidak tahu-menahu. Apa yang telah keluar dari perut bumi itu adalah pemberian dari Tuhan, ayo kita manfaatkan daripada mubazir.

Kita olah bahan tambang itu menjadi suatu yang bernilai jual sangat tinggi, Lumpur-lumpur itu akan beku dan meninggi. Lumpur-lumpur itu akan menjadi tempat wisata, kita ajak wisatawan asing (mancanegara) ke lokasi lapindo, kita perkenalkan kekayaan kita kepada dunia. Lumpur lapindo kita jadikan “monolit” tertinggi di dunia mengalahkan “Monolit Pena de Bernal di Meksiko”.
rumah-rumah penduduk yang tenggelam
Indonesia banyak sekali mempunyai pengrajin yang handal, serta mempunyai pengusaha yang berhati mulia. Mari kita olah lumpur lapindo menjadi suatu karya yang paling beguna bagi kelangsungan hidup manusia yaitu kita olah menjadi bahan baku industri semen, batako, batu bata, tembikar, tempayan, dan guci. Allah mengeluarkan sesuatu tanpa kita pinta pasti ada manfaatnya bagi kita semua.

Jika pada lumpur lapindo mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi manusia, sejauhmana bahaya dan dampaknya bagi kesehatan manusia itu. Gunakanlah obat atau zat kimia lain yang dapat menetralisir zat kimia yang ada pada lumpur lapindo. Jika tidak punya zat atau obatnya, gunakanlah obat atau penawar yang sudah Allah turunkan ke dunia, yaitu “kangkung, pisang, lalang, tanaman biji-bijian yang ada di kebun sawit”, tanamlah kesemua tanaman tersebut, insa Allah tanah tersebut akan bermanfaat.


Ingatlah Allah mengatakan dalam QS. Al- Hijr: 26-33, yang artinya “dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, (26). dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas, (27). dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, (28). Maka apabila aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, Maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud, (29). Maka bersujudlah Para Malaikat itu semuanya bersama-sama, (30). kecuali iblis. ia enggan ikut besama-sama (malaikat) yang sujud itu, (31). Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?, (32). berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, (33)”.

Berdasarkan arti dari ayat di atas, dapat kita artikan bahwa lumpur hitam itu mengingatkan kita (manusia-“mereka”) tentang kejadiannya, dan akan kembali menjadi lumpur hitam lagi (tanah liat yang kering). Maka begitu juga dengan lumpur lapindo akan menjadi tanah liat yang kering. Maka manfaatkanlah tanah lapindo itu selagi Allah izinkan, manfatkanlah untuk kemaslahatan ummat, dan jangan serakah.

Simbol serakahnya adalah, pada lumpur lapindo yang hitam itu terasa panas, itu adalah api. Api adalah simbolnya setan. Manusia dan setan menjadi satu, untuk merusakkan manusia yang lainnya. Api angkuh, setan sombong, jadi manusia yang mempunyai kedudukan dan kekuasaan ia akan menjadi seperti api atau setan.

Jika pada lobang lumpur tersebut masih menyemburkan lumpur panas, ada cara untuk menutupnya agar lumpurnya berhenti. Caranya adalah buanglah atau tanamlah sebanyak mungkin kedebong pisang raja ke dalam telaga tersebut.

Sekali lagi, manfaatkanlah tanah atau lumpur pemberian Tuhan Yang Maha Esa dengan sebaik-baiknya demi masyarakat atau rakyat Indonesia.



Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours