Ketika manusia pertama hidup sendirian, dan ia menginginkan pendamping hidup untuk menemaninya di dunia. Pada awalnya manusia belum waktunya untuk melakukan sex, mereka ingin melakukannya. Kemudian mereka dinikahkan, setelah itu mereka diturunkan ke dunia oleh Sang Pencipta. Di dunia mereka melangsungkan hidup dengan membawa dosa dan kesalahan yang amat besar pada Sang Khalik. Mereka berdo’a kepada Tuhan agar diampunkan dosa dan kesalahannya. Kemudian Tuhan memerintahkan kepada mereka untuk bertobat. Semua itu gara-gara SETAN yang menggoda untuk melakukan sex (persetubuhan) yang belum waktunya. 
Dari generasi ke generasi, dari zaman ke zaman, dari zaman batu hingga zaman perunggu. Dari zaman kegelapan hingga ke zaman yang terang benderang, dari zaman kebodohan hingga kezaman kepintaran. Dan bahkan kini manusia saking pintarnya ingin menaklukkan jagat raya. Manusia adalah makhluk yang serakah, tidak akan pernah puas, tidak akan pernah kenyang dengan apa yang didapat atau dengan apa yang dirasakan. 
Dari waktu ke waktu, manusia semakin berakhlak dan berbudi luhur, semua itu adalah peran para Nabi, hingga ke Rosulullah S.A.W. yang melengkapi semua ajaran TAUHID para nabi terdahulu. Salah satunya adalah tentang sex. Di zaman jahiliyah (kebodohan) para wanita tidak ada harganya sama sekali, mereka seperti pembantu dan bahkan dibunuh. Jika ingin melakukan sex secara hukum syariat Islam, maka kawinlah. Jika ingin melakukan sex yang bernilai 100% ibadah, lamarlah seorang gadis yang dicintai. Jika ingin melakukan jima’, maka lakukanlah dengan yang patut, karena laki-laki adalah pakaiannya perempuan, begitu pula sebaliknya. Sedangkan perempuan adalah tempat laki-laki bercocok tanam dengan sebaik mungkin yang bernilai ibadah dimata Allah SWT.  
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-A’raaf ayat 26 yang artinya “ Hai anak Adam, sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat”. 
Pada saat ini, dizaman yang serba canggih, dengan teknologi yang sangat hebat, disuatu era (zaman) yang sangat modern, namun tanpa kita sadarai ternyata kita kembali ke zaman dulu (jadul). Kembali ke zaman jahiliyah. Dulu ketika istri mereka hamil, ditunggu kelahirannya, apakah anaknya perempuan atau laki-laki, jika perempuan, maka akan dibunuh. Pada zaman Ibrahim, atau Musa, anak laki-laki yang akan dibunuh. Akan tetapi sekarang belum lahir saja sudah dibunuh, apalagi sudah lahir mereka dibuang di dalam tong sampah. 
Semua itu karena apa? Karena free sex yang membawa mereka kelembah kenistaan dan dosa yang besar. Tapi mengapa banyak diantara manusia yang melakukannya? Karena enak. Karena itu adalah SEX ITU adalah SORGA DUNIA. Apakah mereka mengetahui sex (zina) itu adalah dosa yang sangat besar. Allah Subhanahu Wataala berfirman dalam surah Al-Israa ayat 32 yang Artinya: “dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Al-Israa’: 32).
Sex di luar nikah (munakahat) adalah 100 % dosa.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours