Dia adalah Muri yang lahir pada tanggal 16 Januari 1998, adalah salah satu murid di SMP Negeri 3 Tebas Kabupaten Sambas kelas VII B. Orang tuanya bernama Suadi dan Marni, yang kesehariannya bekerja sebagai petani. Muri lahir di dusun kecil bernama Buluh Parik Kecamatan Tebas yang disingkat “Bupar” oleh kaulamuda. Ia mempunyai 7 saudara, akan tetapi yang hidup hanya 5 orang. Anak nomor 1 dan 2 meninggal ketika masih kecil.
Sedangkan saudaranya yang masih hidup adalah Tino anak nomor 3, Sahdan anak nomor 4, Muri anak nomor 5, Viki anak nomor 6, dan Jaka anak nomor 7. Kesemua saudara Muri memiliki tubuh dan wajah yang normal, kecuali si Jaka, yang bungsu. Kini usia Muri beranjak 15 tahun, akan tetapi Muri dan adiknya si Jaka belum pernah diteliti atau diperiksa secara ilmu kedokteran (kesehatan) oleh pihak-pihak terkait. Begitu juga dengan kedua orang tua Muri, tidak pernah mengkonsultasikan penyakit anaknya kepada ahli kulit.

Menurut Muri, ia hanya pernah diperiksa di Puskesmas dengan gejala sakit, sengau suara, mimisan, dan demam. Menurut guru Muri selaku wali kelasnya yaitu Ibu Rika, S.Pd.I mengatakan bahwa keadaan Muri disekolah biasa-biasa saja, kehidupannya normal, aktif, nilainya juga bagus, sama dengan yang lainnya.
Ciri-ciri atau keadaan Muri saat ini adalah:
1.      pada bagian belakang kepala tidak mempunyai rambut.
2.      pada bagian atas atau depan mempunyai rambut, tetapi jarang (sedikit) dan berwarna pink (kemerahan).
3.      tidak mempunyai gigi, baik atas dan bawah.
4.      tidak mempunyai alis.
5.      memiliki pori-pori yang sangat kecil.
6.      tidak pernah berkeringat.
7.      tahan dingin, tapi tidak tahan panas.
8.      jika malam terasa panas di bawah jam 21.00 wiba.
9.      jika siang terasa panas di atas jam 09.00 wiba.
10.  pengeluaran keringat hanya lewat air kencing.
11.  senyumannya seperti orang lansia.
12.  mempunyai mata dan hidung yang agak kecil.
13.  mulut atau bibir agak ke luar. 



 perbandingan pori-pori pada tangan Muri (sebelah atas) dengan pori-pori pada tangan orang normal (sebelah bawah yang terikat kain hitam)


Dengan keadaan Muri seperti itu, sepulang sekolah biasanya Muri langsung menceburkan diri ke sungai yang berada di depan rumahnya. Jika berada di sekolah ia sering ke wc untuk membasahi tubuhnya dengan air. Dengan melihat ciri-ciri di atas, mungkin itu FENOMENA LANGKA: SUSPECT SYNDROME berwajah DRACULA ATAU SINDROME berwajah LANSIA DI SAMBAS KALIMANTAN BARAT.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours