ayam daging
Ayam (gallus domesticus) adalah unggas yang biasa dipelihara orang untuk dimanfaatkan sebagai keperluan atau kebutuhan pemeliharanya. Ayam peliharaan di singkat “ayam”, merupakan keturunan langsung dari salah satu subspecies ayam hutan. Setelah diteliti ternyata ayam ini banyak sekali fungsi dan khasiatnya. Salah satu fungsi dari ayam ini adalah sebagaia ayam potong, di ambil daginnya untuk dikonsumsi.

Ayam memasok dua protein dalam pangan, yaitu daging dan telurnya. Jika ayang di potong dan dipisah-pisahkan seluruh bagian ayam, semua sebutan namanya adalah “ayam”. Akan tetapi dari kesekian banyak potongan tubuh “ayam” ada salah satu bagian atau benda yang bukan (sebutannya) punya si “ayam”. Tahukah anda apa dia? Ayo kita potong ayam anda dam kita koreksi sama-sama, jika dimasak, semuanya punya “ayam”, tapi jika benda ini (bagian dari salah satu punya ayam) bukan sebutannya ayam. Akan tetapi punya makhluk lain.

Coba kita telusuri satu-satu: kepala ayam, kaki ayam, mata ayam, jantung ayam, tahi ayam, kuku ayam, leher ayam, badal ayam, usus ayam, hati ayam, dogeng ayam, bulu ayam, telur ayam, semuanya punya ayam. Tapi jika telur ayam digoreng orang bilang “buatkan telur mata sapi”, padahal itukan telur ayam, bukan telur sapi. Dan pula, yang disebutnya “telur mata sapi”, kenapa?

sapi ternak
Sapi atau lembu adalah hewan ternak anggota suku Bovidae dan anak suku Bovinae. Sapi dipelihara terutama unuk dimanfaatkan susu dan dagingnya sebagai pangan bagi manusia. Hasil sampingannya seperti kulit, jeroan, dan tanduknya. Disejumlah tempat sapi juga dipakai untuk penggerak alat tranfortasi, pengolahan lahan tanam (bajak), dan alat industri lain seperti peremas tebu.

Jika sapi dipotong dan dibagi-bagi danging dari tubuhnya tetap nama sapi. Coba kita sebutkan satu-satu: kepala sapi, tanduk sapi, mata sapi, kaki sapi, ekor sapi, tahi sapi, semuanya sebutannya punya sapi. Apakah ada yang sebutannya punya “ayam”?

Maka dari itu,  ayam menuntut karena telurnya di klaim oleh sapi. 


Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours