Pagi yang gelap, kutancap gas ke pusat kota kecamatan di daerahku. Dengan jalan yang becek dan berlobang sisa hujan tadi malam. Hujan turun dengan deras hingga kampungku menjadi banjir, begitulah keadaan desaku yang serba ketinggalan dengan desa yang lain. Panjang jalan di desaku 3500 meter dari jalan raya. Kurang lebih 1 kg aku bermotor, tiba-tiba motorku dret-dret-tan, mungkin habis minyak pikirku. Akupun singgah (mampir) di salah satu kios di pinggir jalan. Pada waktu itu kulihat ada seorang anak kecil lagi beli permen, anak itu lucu sekali.

Pandanganku tertuju pada gadis kecil itu, ada yang aneh pada dia. Kuperhatikan jari-jemarinya, kenapa banyak sekali, ucap hati kecilku. Jari tangannya ada 12 buah, 6 jari tangan kanan, dan 6 jari tangan kiri. Kemudian kuperhatikan ke bawah, dan ternyata jari kakinya juga ada sebelas. Kaki kanannya mempunyai 6 jari, sedangkan kaki kirinya 5 jari, jadi kesemuanya ada 11 jari.

Setelah ia membayar permen yang dibelinya, aku bertanya kepada penjaga kios, sebut saja namanya “Hendri”. Satu persatu kuajukan pertanyaan kepada Hendri, dan Hendri pun menjawab kesemua pertanyaanku. Kini aku sudah tahu siapa nama gadis kecil itu.

Dengan penjelasan Hendri aku kurang puas, akhirnya aku putuskan untuk menemui orang tuanya dan melakukan wawancara kepada mereka. Akan tetapi kata Hendri, orang tuanya ke Malaysia menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) sebagai buruh kilang sudah 1,5 tahun.

Kemudian akupun betamu ke rumahnya, dan melakukan wawancara dengan nenek serta pamannya. Neneknya menjelaskan dari beberapa pertanyaanku. Kini aku sudah tahu dengan lebih detail siapa gadis kecil itu.



Namanya Indah, ia lahir di Putting Beliung, 12 April 2007. Ibunya bernama Ida dan bapaknya bernama Raden. Akan tetapi mereka sudah cerai 3 tahun yang lalu ketika Indah masih kecil. Neneknya bernama Dampel (56) dengan base (gelar) anggah, dan kakeknya bernama Inau (57) dengan base (gelar) along. Indah tinggal bersama nenek serta abangnya (Hendra). Sedangkan ibunya ke Malaysia menjadi TKW, kakek dan pamannya kerja di kebun sawit Sekoyak di hulu Kabupaten Sambas.

Menurut neneknya, Indah ini tidak pernah diperiksa oleh pihak-pihak terkait. Apakah jari yang tumbuh ini berbahaya bagi kesehatannya, atau mempunyai efek samping yang fatal. Mereka juga ingin mengetahui, jenis tumbuhan (jari tumbuh) ini dapat dikategorikan sebagai penyakit apa?. Dan bagaimana cara mengobatinya, apakah bisa dioperasi atau dibiarkan saja?. Jika dioperasi, apakah berbahaya bagi Indah, jika tidak dioperasi apakah juga berbahaya bagi pertumbuhan Indah. Dan bagaimana nantinya jika Indah tumbuh dewasa? Jika dioperasi, berapakah biaya yang harus disediakan? Atau adakah donatur yang akan membantu, Indah?   
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours